Pantau tekanan operasional, pipeline jamaah, kesiapan keberangkatan, dan potensi masalah — semuanya secara real-time dalam satu command center.
SmartTravel secara otomatis mendeteksi tekanan operasional: paket margin tipis, cicilan overdue, outstanding tinggi, dan keberangkatan yang pembayarannya belum cukup.
Paket Awal Musim (45 Pax)
Margin tertekan: 16.5% (Tiket Naik 8%)
Piutang H-14 Keberangkatan
3 Jamaah belum lunas (Rp 48.000.000)
Kesiapan SISKOPATUH & Visa
42/45 NPU terbit • Hash SHA-256 Valid
1. Booking (DP)
Hj. Zubaidah
DP Rp 10.000.000
Ir. Bambang S.
DP Rp 10.000.000
2. Paspor & Visa
M. Syahrul
Paspor Exp: 2031 ✓
Dra. Siti Aminah
NPU SISKOPATUH Issued
3. Siap Terbang
H. Ahmad Dahlan
Koper & ID Terkirim ✈️
Hj. Fatimah
Manifest Verified ✓
Pipeline visual menampilkan setiap jamaah di tahap mana: booking, pembayaran, dokumen, visa, manasik, manifest, hingga keberangkatan.
H-Departure Philosophy
SmartTravel memantau setiap paket berdasarkan countdown keberangkatan. H-30, H-14, H-7 — setiap milestone punya checklist dan alert otomatis.
Pembayaran harus mencapai minimal 50%. Dokumen visa harus sudah lengkap.
Manifest awal harus siap. Cicilan overdue harus diselesaikan.
Semua jamaah harus fully verified. Manifest final dicetak.
Sistem memberi tahu owner sebelum masalah terjadi — bukan sesudah.
Jamaah dengan pembayaran overdue lebih dari 7 hari.
Jamaah yang dokumennya belum lengkap mendekati deadline.
Jamaah yang tertahan di satu tahap terlalu lama.
Paket dengan readiness score di bawah 70%.